Kali ini saya akan memposting aliran music yang ekstrim,dan aliran music ini di sebut Dubstep.
Dubstep itu genre
musik dance elektronik yang berasal dari daerah selatan Inggris. Dubstep hampir
sama dengan genre drum and bass, jungle, 2step, UK Garage, atau grime. Tapi
dubstep bass-nya berhamburan di mana, menggetarkan sukma yang terdalam. Bass
dubstep seringkali lebih dominan dalam memberikan irama atau rhytm dibandingkan
pukulan drum. Tapi tetap, di dubstep, pukulan drum-nya menggema dalam
jiwa, dan kadang-kadang ditambah sedikit vokal. Dubstep sendiri dianggap genre
musik techno yang paling "sangar", karena campuran bass dan drum yang
sangat kuat tadi.
Ciri-ciri
Dubstep?
Seringkali sih, dubstep cuma
instrumental aja, tanpa ada vokal di dalamnya. Inti dari dubstep itu: bass!
Tempo dari dubstep rata-rata antara 138 bpm sampai 142 bpm, lebih lambat dari
genre drum and bass, serta irama ketukannya nggak 4/4 yang biasa dipakai house
music atau musik techno yang lain. Banyak dubstep memakai bassdrop, ketika bass
tiba-tiba mendadak tinggi nada-nya berubah dari tinggi ke rendah, jadi
ibaratnya kayak jatuh. Memang gak semua dubstep memakai bassdrop, tapi hal
inilah yang biasanya menjadi kunci dari dubstep.
Selain bass drop, sering kalo lagu yang di mainkan lagu yang populer, DJ dubstep biasanya akan memutar balik piringan rekaman tanpa diangkat, dan mulai lagi lagunya dari awal. Nah, teknik ini dinamakan rewind atau reload.
Selain bass drop, sering kalo lagu yang di mainkan lagu yang populer, DJ dubstep biasanya akan memutar balik piringan rekaman tanpa diangkat, dan mulai lagi lagunya dari awal. Nah, teknik ini dinamakan rewind atau reload.
Musik dubstep pun kini menjadi
sumber inspirasi banyak musisi dunia dengan menambahkan unsur dubstep dalam
lagu mereka. Muse juga mengaku album terbaru mereka, The 2nd Law banyak
terinsipirasi setelah nonton Skrillex. Coba dengerin deh lagu mereka yang
Unsustainable, kerasa banget dubstep.








